( 19-March-2019 ) Kemendagri Gelar Konfersi Pers Berkaitan dengan Peningkatan Pelayanan Publik | ( 15-March-2019 ) Sinkronisasi Nasional Pusat-Daerah | ( 14-March-2019 ) Sparing Games Bangda Basketball Club (BBC) di Kota Balikpapan | ( 12-March-2019 ) Rakortekrenbang: Kolaborasi Perencanaan Pembangunan Pusat-Daerah | ( 03-March-2019 ) Antusiasme Rakortekrenbang Regional 1 Sumatera, Jawa dan Bali Dihadiri 2215 Peserta Dari 750 yang Diundang | ( 27-February-2019 ) Ramah tamah peserta Rakortekrenbang di Istana Gubernur Sumatera Barat |


BALIKPAPAN-Bangda – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortek Renbang) Regional II yang mencakup wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua 11-14 Maret 2019.

Rakortekrenbang 2019 yang bertemakan "Menyongsong Pembangunan Indonesia 2020-2024 Melalui RKPD dan RKP Tahun 2020 yang Selaras dan Terintegrasi" menjadi forum pertemuan Pusat-Daerah terkait pencapaian sasaran nasional, khususnya sasaran yang merupakan agregasi dari seluruh sasaran daerah serta kesiapan lokasi pelaksanaan kegiatan proyek prioritas nasional.

Sekretaris Jenderal, Hadi Prabowo dalam sambutannya menyampaikan "Yang akan dihasilkan tentunya penyelarasan antara perencanaan Pusat dan Daerah. Agar ada sinergitas, saling melengkapi untuk mencapai tujuan Pembangunan Nasional. Wilayah perbatasan juga menjadi penekanan. Akan dibahas juga mengenai persoalan pendidikan dan pengangguran," kata Hadi usai dalam sambutan pembukaan rapat koordinasi teknis pembangunan, di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (11/3/2019).

Dalam pengarahan yang disampaikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro tentang Pokok-Pokok Arah Kebijakan Pembangunan Nasional Tahun 2020 yang terangkum dalam 5 Prioritas Nasional. "Pertama, pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan. Kedua, infrastruktur dan pemerataan wilayah, ketiga, nilai tambah ekonomi, industrialisasi dan kesempatan kerja. Ketahanan pangan, air, energi dan lingkungan hidup. Kelima, stabilitas pertahanan dan keamanan," katanya.

Lanjut Bambang, dalam arah pembangunan untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua di Tahun 2020, sasaran dan prioritas pembangunan di wilayah Kalimantan, yaitu; 1) hilirisasi perkebunan sawit, serta pertambangan nikel dan batubara, 2) pembangunan jalur rel kereta api Kalimantan, 3) pengembangan kawasan industri terpadu pelabuhan Kijing, 4) pengembangan kawasan perbatasan, dan 5) pembangunan kawasan perdesaan dan kawasan pariwisata.

Untuk wilayah Sulawesi yaitu; 1) pengembangan Metropolitan Makasar dan Manado, 2) penguatan konektivitas kawasan Pariwisata Tana Toraja, Wakatobi, dan Bunaken, 3) hilirisasi komoditas kakao, perikanan, dan jagung, 4) pengembangan kawasan perikanan terpadu dan kepulauan, dan 5) pengembangan kawasan perdesaan dan kawasan perbatasan.

Wilayah Nusa Tenggara yaitu; 1) pengembangan pariwisata Mandalika, Labuan Bajo, dan Tambora Pengembangan, 2) pendidikan vokasional pariwisata, 3) penguatan konektivitas pelabuhan untuk mendukung industri peternakan, 4) pengembangan kawasan perikanan terpadu dan kepulauan, dan 5) pembangunan kawasan perdesaan dan kawasan perbatasan.

Wilayah Maluku yaitu; 1) pengembangan kawasan perikanan terpadu dan industri perikanan, 2) pengembangan Kawasan Pariwisata Morotai, 3) penguatan konektivitas antarpulau, 4) pengembangan perkebunan rempah-rempah, dan 5) pengembangan kawasan perdesaan dan kawasan perbatasan. Untuk wilayah Papua yaitu; 1) pengembangan pendidikan khususnya vokasional pertanian, perkebunan, dan perikanan, 2) penyelesaian Trans Papua, 3) peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan temasuk flying healtcare dan telemedicine, 4) percepatan pembangunan Distrik/Kabupaten dan kerjasama antardaerah, dan 5) pengembangan kawasan adat, kawasan perdesaan dan kawasan perbatasan

Diakhir sambutannya, Bambang mengingatkan agenda penting bersama dimana Bappenas nantinya akan melakukan; penajamkan hingga tingkat proyek prioritas, membahas dengan instansi terkait dan pemerintah daerah, dan mengintegrasikan dengan sumber pendanaan (APBN, DAK, BUMN dan lainnya). Sedangkan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kab/Kota akan; menajamkan program dan proyek dan inisiatif baru untuk mendukung prioritas nasional, memastikan mitigasi dan adaptasi pengurangan risiko bencana dan perubahan iklim dengan melakukan kajian lingkungan hidup strategis, dan memastikan program dan proyek mendukung pencapaian SDGs

Pelaksanaan Rakortekrenbang tahun ini terdapat 34 desk yang berkaitan dengan urusan pemerintahan daerah serta desk Pemerintahan Dalam Negeri sebagai bentuk komitmen dari Kemendagri dalam memfasilitasi daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Rakortekrenbang 2019 diselenggarakan dalam dua tahap berdasarkan regional, yaitu regional 1 dan regional 2. Untuk regional 1 yang telah di lakukan di kota Padang terdiri dari wilayah Sumatera, Jawa, dan Bali, dan hari ini untuk regional 2 terdiri dari wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, NTT, NTB dan Papua yang akan diselenggarakan di Balikpapan pada tanggal 11 hingga 15 Maret 2019. (AF) (Dokumentasi: Mahfud Achyar)

about author