Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) Nasional 2019 Menuju Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan

Dipublikasikan oleh : MA

BOGOR, JAWA BARAT - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, dalam sambutan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) Nasional 2019 (18/6/2019) menyatakan bahwa Kementerian Pertanian akan memfokuskan program kerja TA 2020 pada upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pertanian yang berkualitas dan pembangunan infrastruktur. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 18 s.d 21 Juni 2019 bertempat di IPB International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat ini dihadiri oleh kementerian/lembaga terkait serta organisasi perangkat daerah provinsi yang membidangi urusan pertanian dan pangan.

Dalam kegiatan yang mengangkat temaMewujudkan Sektor Pertanian yang Berdaya Saing Melalui Peningkatan SDM Pertanian Berkualitas dan Pembangunan Infrastruktur Pertanian”, ditegaskan pula peningkatan pembangunan bidang pertanian dan pangan yang menunjukkan hasil signifikan berdasarkan indikator perekonomian. Inflasi bahan makanan/pangan 2014-2017 menunjukkan penurunan dari 10.57% menjadi 1.26% sementara volume ekspor pertanian dari 33.5 juta ton menjadi 42.5 juta ton di tahun 2018. Adapun PDB Pertanian tahun 2013-2018 melebihi target yang telah ditetapkan, yaitu 3.5%, sebesar 3.7%. Melihat hal ini maka program yang sudah berjalan baik akan tetap dilanjutkan pada periode 2019-2024.

Berdasarkan Surat Bersama Pagu Indikatif (SBPI) anggaran Kementerian Pertanian Tahun 2020 adalah sebesar Rp. 20.353 Trilliun. Mengoptimalkan anggaran tersebut, sesuai dengan tema yang diusung, Kementan berkomitmen untuk mengembangkan kompetensi SDM pertanian, karenanya alokasi anggaran untuk Pendidikan dan pelatihan vokasi ditingkatkan. Kementan juga sudah menggelar Pendidikan dan pelatihan untuk mencetak petani millennial yang akan semakin digiatkan pada tahun 2020. Selain itu, Kementerian Pertanian telah menetapkan tahun 2020 sebagai Tahun Perbenihan dan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pertanian”.

Proses penyusunan perencanaan pembangunan urusan Pertanian dan Pangan untuk tahun 2020 yang telah berkoordinasi dengan Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri telah dimulai sejak bulan Januari 2019. Tahapan yang diawali dengan perbaikan e-Proposal Kementerian Pertanian, dilanjutkan dengan sosialisasi dan pengusulan e-Proposal pada bulan Februari 2019, dikonsolidasikan dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Kementerian Pertanian dan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Daerah (Rakortekrenbang) Kementerian Dalam Negeri pada bulan Februari 2019, hingga didiskusikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Kementerian PPN/Bappenas pada bulan Mei 2019.

Tahapan akhir yang kemudian dikemas dalam Musrenbangtan Nasional 2019 bertujuan untuk menyampaikan Target dan Rencana Kerja (Renja) Kementerian Pertanian Tahun 2020, dan menyusun serta menyepakati rencana lokasi dan volume kegiatan di daerah. Hal ini merupakan bagian dari bentuk sinkronisasi dan harmonisasi antara pusat dengan daerah untuk mencapai target pembangunan nasional, sebagaimana diamanatkan dalam pasal 258 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Sumber: Subdit Pertanian dan Pangan, Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I, Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri.