Harganas 2019: Hari Keluarga, Hari Kita Semua

Dipublikasikan oleh : Agni Prameswara

BANJARBARU, KALIMANTAN SELATAN - Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVI tahun 2019 pada Sabtu, (6/7/2019) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Harganas tahun ini mengangkat tema “Hari Keluarga: Hari Kita Semua” serta mengusung pesan inti yakni, “Cinta Keluarga, Cinta Terencana”. Sebagai informasi, peringatan Harganas dimaksudkan untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara. Pada 15 September 2014 melalui Keputusan Presiden RI Nomor 39 Tahun 2014 menetapkan tanggal 29 Juni sebagai Hari Keluarga Nasional.

Hal menarik dari peringatan Harganas tahun 2019 yaitu penetapan maskot Harganas yang disesuaikan dengan ciri khas provinsi penyelenggara Harganas. Tahun ini, provinisi Kalimantan Selatan terpilih sebagai tuan rumah Harganas 2019. Untuk itu, maskot yang dipilih yaitu bekantan atau nasalis larvatus yang merupakan binatang primata sejenis monyet khas Kalimantan yang memiliki hidung panjang.

Guna menyemarakkan Harganas 2019, serangkaian kegiatan digelar seperti Seminar Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) dan pameran dalam rangka Harganas XXVI, mudik bersama masyarakat perserta KB, pasar murah Ramadan, pelayanan kesehatan dan KB, Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), serta upacara bendera peringatan Hari Keluarga Nasional.

Sekretaris Utama BKKBN Nofrijal mengatakan peringatan Hari Keluarga Nasional merupakan ajang untuk menggelorakan dan menyosialisasikan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang berkarakter dan sejahtera. “BKKBN bekerjasama dengan kementerian/lembaga terkait, Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), pemerintah daerah dan mitra kerja lainnya dalam meningkatkan upaya komitmen dengan pihak pemerintah, swasta, maupun lembaga/organisasi masyarakat,” kata Nofrijal.

Lebih lanjut, Nofrijal menambahkan peringatan Harganas XXVI tahun 2019 ini merefleksikan tentang empat konsep pendekatan Ketahanan Keluarga yaitu, Keluarga Berkumpul, Keluarga Berinteraksi, Keluarga Berdaya, serta Keluarga Peduli dan Berbagi. “Empat konsep ini sangat bermanfaat dalam menghadapi era 4.0 agar keluarga tetap memiliki ketahanan. Era 4.0 ini lebih memiliki kerentanan dalam pertahanan keluarga lantaran pada era pemanfaatan teknologi lebih dikedepankan sehingga ini lebih cenderung mengurangi interaksi langsung antaranggota keluarga,” imbuh Nofrijal. [Mahfud Achyar]