Pemerintah Prioritaskan Sanitasi dan Air Minum dalam Perencanaan dan Pembangunan

Dipublikasikan oleh : MA

JAKARTA – Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori menghadiri acara Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN) 2019 pada Senin, (2/12/2019) di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

Acara tersebut diawali dengan penyampaian keynote speech oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan dilanjutkan dengan arahan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin.

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Muhamamd Hudori menjadi salah satu narasumber pada talkshow sesi kedua. Selain Hudori, narasumber lainnya yaitu Kepala Badan Fiskal Kemenkeu dan Dirjen Cipta Karya KemenPUPR.

Sesi tersebut mengupas komitmen nasional pemerintah Indonesia dalam pemenuhan akses dan layanan air minum dan sanitasi yang aman untuk semua ditinjau dari sisi pendanaan maupun kapasitas infrastruktur. Kemenkeu, KemenPUPR, dan Kemenadgri diharapkan dapat menyampaikan arah kebijakan dan strategi di tingkat pusat dalam mencapai akses universal serta memastikan keberlanjutan layanan sanitasi dan air minum yang aman untuk semua.

Selain itu, pemerintah pusat, pemerintah daerah, NGO, komunitas, akademisi, dan masyarakat diharapkan dapat menyampaikan isu strategi pembangunan sanitasi dan air minum serta kaitannya dengan pengarusutamaan kesetaraan gender dan sosial inklusi dalam pemenuhan layanan dasar, khususnya di sektor sanitasi dan air minum.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kebijakan strategis nasional untuk pemenuhan akses sanitasi dan air minum yang aman dan berkelanjutan untuk semua serta meningkatkan  pemahaman pemerintah pusat dan daerah mengenai pentingnya memprioritaskan sanitasi dan air minum dalam perencanaan dan pembangunan.