Rakortekrenbang Regional II Digelar di Bandung

Dipublikasikan oleh : MA

BANDUNG, JAWA BARAT – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Regional II di Grand Aquila Hotel Bandung, Selasa, (10/3/2020).

Pada kesempatan itu, Hadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menyiapkan dukungan penyelenggaraan Rakortekrenbang Regional II sehingga dapat terfasilitasi dengan baik. “Fasilitasi ini dapat dinilai sebagai bentuk komitmen yang kuat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun keselarasan perencanaan pembangunan nasional,” ungkap Hadi.

Rakortekrenbang, lanjut Hadi, merupakan salah satu tahapan dalam siklusi perencanaan pembangunan tahunan sebagai langkah awal dalam melakukan sinkronisasi rencana program dan kegiatan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. “Hasil sinkronisasi ini tertuang dalam RKPD dan RKP tahun 2021 dalam rangka mendukung pencapaian target pembangunan nasional,” imbuh Hadi.

Sementara itu, berkaitan dengan arahan utama pembangunan Indonesia tahun 2020-2024, Hadi mengatakan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin merumuskan lima arahan yang menjadi fokus kerja pemerintah selama lima tahun ke depan, yaitu pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, penyederhanan regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

“Guna mendukung terwujudnya lima arahan tersebut, Kementerian Dalam Negeri memiliki peran untuk mendorong pemerintah daerah mendukung fokus kerja pemerintah melalui pembinaan dan pengawasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Hadi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori mengatakan koordinasi teknis merupakan salah satu wadah bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk secara bersama-sama melakukan sinkronisasi dan harmonisasi untuk mencapai target pembangunan nasional yang dikoordinasikan oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

“Melalui Kortekrenbang, diharapkan terbangun sinkronisasi rencana program dan kegiatan pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021 dalam rangka mendukung pencapaian target pembangunan nasional,” kata Hudori.

Lebih lanjut, Hudori mengatakan pembahasan dalam Kortekrenbang meliputi substansi seperti pembahasan komitmen daerah dalam mendukung pencapaian target pembangunan nasional berdasarkan urusan pemerintahan; pembahasan komitmen daerah dalam pelaksanaan prioritas nasional dan pencapaian target pembangunan nasional yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024; pembahasan dukungan daerah terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan major project; serta pembahasan usulan oleh pemerintah daerah terhadap kegiatan yang menjadi kewenangan kementerian/lembaga di daerah.

Sebelumnya, Rakortekrenbang Regional I telah digelar di Shangri-La Hotel Surabaya selama lima hari, mulai Senin, (2/3/2020) hingga Jumat, (6/3/2020) yang dihadiri oleh perwakilan KemenPPN/Bappenas, kementerian/lembaga, dan Pemerintah Daerah (Pemda) di 18 provinsi, yaitu Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Sementara Rakortekrenbang Regional II juga berlangsung selama lima hari, mulai Senin, (9/3/2020) hingga Jumat, (13/3/2020) yang dihadiri oleh perwakilan KemenPPN/Bappenas, kementerian/lembaga, dan Pemerintah Daerah (Pemda) di 16 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali. [Mahfud Achyar]