Rakortekrenbang Tahun 2021 Diselenggarakan Secara Hybrid

Dipublikasikan oleh : Agni Prameswara

JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2021, Kamis (25/2/2021) di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Rakortekrenbang tahun ini diselenggarakan secara hybrid (offline dan online) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, mulai dari tanggal 25 Februari hingga 10 Maret 2021. Sebelumnya, telah dilakukan Pra Rakortekrenbang pada 16 Februari 2021 dengan seluruh kementerian/lembaga dan Pra Rakortekrenbang pada 18 Februari 2021 dengan seluruh provinsi.

Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Sri Purwaningsih pada kesempatan itu mengatakan Rakortekrenbang merupakan amanat dari Pasal 259 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menegaskan bahwa dalam mencapai target nasional, dilakukan Rakortekrenbang yang dikoordinasikan bersama Kementerian Dalam Negeri dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). “Kolaborasi kedua kementerian ini diharapkan menghasilkan suatu sinkronisasi dalam perencanaan pusat dan daerah untuk pencapaian target pembangunan nasional,” kata Sri.

Lebih lanjut, Sri menambahkan Rakortekrenbang Tahun 2021 menjadi pijakan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta mensinkronkan sasaran makro pembangunan, major project/program strategis nasional dan kinerja penyelenggaraan urusan pemerintahan konkruen.

Penyelenggaraan Rakortekrenbang bertujuan untuk menyepakati target indikator makro pembangunan tahun 2021 serta strategi dan aksi pusat dan daerah dalam pencapaiannya serta pembahasan usulan teknis dan dukungan teknis terhadap program/kegiatan kementerian/lembaga yang sesuai dengan prioritas nasional dan proyek strategis nasional/major project.

Selain itu, Rakortekrenbang juga bertujuan mensinkronkan rencana kerja daerah yang tertuang dalam RKPD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Renja PD) dengan rencana kerja kementerian/lembaga sebagai upaya mencapai kinerja nasional perurusan.

Adapun peserta Rakortekrenbang Tahun 2021 antara lain: pemeritah pusat yang terdiri dari perwakilan seluruh kementerian/lembaga terkait yang menangani urusan secara offline, gubernur dan sekretaris daerah provinsi seluruh Indonesia secara online, serta Bappeda dan perangkat daerah provinsi sebanyak 1.394 secara online melalui streaming di Youtube. [Mahfud Achyar]