Hari Ini, Vaksinasi COVID-19 di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri

Dipublikasikan oleh : MA

JAKARTA – Guna penanganan dan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019, Kementerian Dalam Negeri melaksanakan vaksinasi COVID-19 untuk seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Dalam Negeri selama tiga hari, mulai Rabu (3/3/2021) hingga Jumat (5/3/2021).

Melalui Surat Edaran Nomor: 440/1685/SJ Tahun 2021, Sekjen Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori  menyampaikan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Dalam Negeri yang telah memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin, wajib melaksanakan vaksinasi COVID-19.

“Bagi ASN Kementerian Dalam Negeri yang tidak mengikuti program vaksinasi ini wajib menyampaikan surat pernyataan beserta alasan-alasan medis diserta dengan surat keterangan dokter, apabila ASN Kementerian Dalam Negeri tidak mengikuti pogram vaksinasi tanpa keterangan yang dibenarkan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku,” tulis Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di lingkungan Kemendagri dilaksanakan di dua lokasi, yaitu di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jalan Merdeka Utara No. 7 untuk unit kerja yang berlokasi di Jakarta Pusat dan Kantor Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Jalan Taman Makam Pahlawan No. 20 Kalibata untuk unit kerja yang berlokasi di Jakarta Selatan.

Sebelumnya, sejak 17 Februari 2021 pemerintah telah melaksanakan vaksinasi COVID-19  tahap kedua bagi pekerja publik. Seperti yang dilansir pada laman sehatnegeriku.kemenkes.go.id, program vaksinasi tahap kedua diharapkan selesai pada Mei 2021. Total sasaran vaksinasi tahap kedua mencapai 38,5 juta orang yang terdiri dari 16,9 juta pekerja publik dan 21,5 juta Lansia.

Pekerja publik terdiri dari pendidik (guru dan dosen), pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, TNI, Polri, Satpol PP, pelayan publik (perangkat desa, BUMN, BUMD, pemadam kebakaran), transportasi publik, atlet, wartawan, dan pelaku sektor pariwisata (staf hotel, restauran, dan tempat wisata). [Mahfud Achyar]