Tim Pusat Program RI-UNFPA Siklus-10 Lakukan Audiensi dengan Pemkab Garut Bahas Implementasi Model Perencanaan dan Penganggaran Kesehatan Reproduksi Terintegrasi

Dipublikasikan oleh : MA

GARUT, JAWA BARAT – Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV Kemendagri Zanariah mengikuti audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Garut dalam rangka advokasi terhadap implementasi model perencanaan dan penganggaran kesehatan reproduksi terintegrasi di tingkat kabupaten Program Kerja Sama Pemerintah RI dengan UNFPA Siklus-10 tahun 2021-2025 guna mendukung Program Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu pada Selasa (9/11/2021) di Ruang Rapat Bappeda Garut.

Audiensi tersebut dihadiri Bupati Garut Rudi Gunawan, perwakilan kementerian dan lembaga yang terdiri dari Kemendagri, BKKBN, Bappenas, Kemenkes; serta UNFPA, Kepala Dinas PPKBP3A, Dinas Sosial Garut, Sekretaris Dinkes Garut, BPBD Garut, dan Bappeda Garut.

Program Kerja Sama Pemerintah RI dengan UNFPA Siklus-10 berfokus pada kesehatan reproduksi dan Keluarga Berencana (KB); pencegahan dan penanganan HIV; persiapan dan respon kebencanaan; serta respon sektor kesehatan terhadap kekerasan berbasis gender. Target dari program tersebut yaitu, pengembangan model program terintegrasi pada keluarga berecana dan berbasis hak, kesehatan ibu, HIV/IMS, kesehatan reproduksi remaja, dan kekerasan berbasis gender (GBV), dan praktik-praktik berbahaya.

Audiensi Tim Pusat dengan Pemkab Garut membahas peraturan pusat daerah dan advokasi pada daerah dalam rangka mengintegrasikan implementasi model keluarga berencana terpadu, KIA, gender, HIV, KRR ke dalam dokumen perencanaan untuk lima daerah piloting salah satunya Kabupaten Garut.