Kemendagri Sampaikan Tujuh Arahan dalam Musrenbang RPJMD DIY 2022-2027

Tanggal Publikasi Jan 17, 2023
459 Kali

Jakarta - Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi mewakili Menteri Dalam Negeri pada acara Musrenbang Penyusunan RPJMD DIY 2022-2027, Senin (16/1/2023).

Musrenbang dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan dihadiri Drs.Oktorialdi, MA, Ph.D Staff Ahli Menteri Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas RI, Ketua DPRD DIY, Bupati dan Walikota se-DIY, Forkopimda DIY, akademisi dan tokoh masyarakat. 

Gubernur DIY mengungkapkan bahwa RPJMD ini merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah jangka menengah, serta penjabaran visi, misi, dan program kepala daerah terpilih.

“RPJMD memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah, serta program perangkat daerah disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif. RPJMD disusun dengan berpedoman pada RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) dan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional)," ujarnya. 

Kemendagri menyampaikan tujuh arahan di antaranya yaitu: 

1). Untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki dengan mengembangkan inovasi dan kolaborasi dalam mengakselerasi pembangunan daerah, terutama untuk mendukung capaian indikator makro yang masih relatif rendah.

2). Berupaya untuk berkontribusi secara optimal untuk pencapaian target pembangunan nasional dan menginternalisasikan kebijakan nasional.

3). Mendukung dan berkontribusi pada pelaksanaan major project, prioritas nasional, dan program prioritas nasional yang ada di DIY.

4).Memastikan kesinambungan pembangunan dari perencanaan pembangunan periode sebelumnya.

5). Agar meningkatkan kualitas dokumen perencanaan pembangunan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

6). Melakukan persiapan penyusunan RPJPD Tahun 2025-2045, serta kesiapan dukungan dan pengondisian tahun politik Pemilu-Pilkada Serentak 2024, dan

7). Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki dalam rangka mengatasi masalah-masalah pembangunan. 

Tiga prioritas yang menjadi perhatian Visi dan Misi Gubernur DIY Tahun 2022-2017 adalah: Kawasan Selatan, Reformasi Kalurahan, dan Teknologi Informasi. 

Secara garis besar tema visi dan misi Gubernur DIY periode Tahun 2022-2027 adalah kelanjutan visi pembangunan DIY periode sebelumnya yakni “Menyongsong Abad Samudera Hindia untuk Kemuliaan Martabat Manusia Jogja". Tema ini kembali diangkat karena masih memiliki keterkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2005-2025.

Visi periode Tahun 2022-2027 adalah “Terwujudnya Peningkatan Kemuliaan Martabat Manusia Jogja”. Menyandang Misi "Lima Kemuliaan" atau "Pancamulia" yaitu:

1) .Terwujudnya peningkatan kualitas hidup - kehidupan - penghidupan masyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban, melalui peningkatan kemampuan dan peningkatan ketrampilan sumberdaya manusia Jogja yang berdaya saing.

2). Terwujudnya peningkatan kualitas dan keragaman kegiatan perekonomi masyarakat, serta penguatan ekonomi yang berbasis pada sumberdaya lokal (keunikan teritori ekonomi) untuk pertumbuhan pendapatan masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

3). Terwujudnya peningkatan harmoni kehidupan bersama baik pada lingkup masyarakat maupun pada lingkup birokrasi atas dasar toleransi, tenggang rasa, kesantunan, dan kebersamaan,

4). Terwujudnya tata dan perilaku penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis, dan

5). Terwujudnya perilaku bermartabat dari para aparatur sipil penyelenggara pemerintahan atas dasar tegaknya nilai-nilai integritas yang menjunjung tinggi kejujuran, nurani rasa malu, nurani rasa bersalah dan berdosa apabila melakukan penyimpangan-penyimpangan yang berupa korupsi, kolusi, dan nepotisme.