Kunjungan Kemendagri dalam Rangka Evaluasi Pelaksanaan Sail Tidore 2022

Tanggal Publikasi Dec 17, 2022
235 Kali

TIDORE - Sebagai tindak lanjut dari suksesnya penyelenggaraan acara puncak Sail Tidore yang dilaksanakan pada tanggal 24 hingga 29 November 2022 lalu di Pantai Tugulufa Kota Tidore Maluku Utara, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia selaku Ketua Bidang Acara Puncak Sail Tidore, kembali melakukan kunjungan kerja dalam rangka melaksanakan evaluasi pasca pelaksanaan Sail Tidore 2022 yang berlangsung di Aula Sultan Nuku, Kantor Wali Kota, Rabu (14/12/2022). 

Mewakili Dirjen Bina Bangda, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Sri Purwaningsih dalam pertemuan tersebut mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Sail Tidore 2022.

Ia juga mengatakan tujuan kunjungan kali ini untuk melakukan peninjauan di Kota Tidore Kepulauan pasca acara puncak Sail Tidore 2022, sekaligus mengecek perencanaan dan penganggaran kegiatan pasca pelaksanaan Sail Tidore.

“Kita semua merasakan betapa apresiasi terhadap penyelenggaraan Sail Tidore 2022 ini berjalan dengan baik dan lancar dengan persiapan yang hanya 44 hari, dalam situasi yang mendesak dan ketidakpastian anggaran, tetapi dengan semangat dan kerja sama yang luar biasa, sehingga Sail Tidore 2022 sukses dihelat, namun suksesnya Sail Tidore jangan hanya berakhir di kata “sukses” tetapi ada hal-hal yang perlu kita sikapi lebih lanjut, salah satunya sarana prasarana yang telah dibangun, harus dilakukan pemeliharaannya,” tutur Sri Purwaningsih atau yang akrab disapa Nining.

Lebih lanjut, Nining mengatakan diperlukan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga sarana dan prasarana yang telah dibangun oleh pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaan acara puncak Sail Tidore 2022, sehingga Pantai Tugulufa bukan hanya semarak pada saat pelaksanaan acara Sail Tidore saja, melainkan dapat menjadi pusat kawasan pariwisata dan ekonomi di Kota Tidore Kepulauan.

“Perencanaan perawatan sarana dan prasarana yang telah dibangun untuk kegiatan acara Sail Tidore 2022 harus terakomodir di dalam dokumen RKPD 2023 Kota Tidore Kepulauan dan Provinsi Maluku Utara, serta penganggaran untuk biaya perawatan sarana dan prasarana yang telah dibangun pada kegiatan acara Sail Tidore 2022 harus terakomodir di dalam dokumen APBD 2023 Kota Tidore Kepulauan dan Provinsi Maluku Utara,” imbuh Sri Purwaningsih. 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II Erliani Budi Lestari mengatakan pada kunjungan yang kesekian kalinya ini, sekaligus melakukan belanja masalah, baik infrastrukutur maupun yang lainnya, dan akan ditindaklanjuti bersama pasca pelaksanaan Sail Tidore, ia juga memaparkan dampak pelaksanaan Sail Tidore 2022 bagi masyarakat, mulai dari sektor pariwisata, sektor infrastruktur dan transportasi, hingga sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

“Di sektor pariwisata, erat kaitannya dengan aspek transportasi, akomodasi, dan kuliner. Sebelum pelaksanaan Sail Tidore 2022, pendapatan sopir kendaraan umum sebesar 300-400 ribu rupiah per hari, tapi menjelang Sail sampai penutupan, pendapatan mereka bisa mencapai 1 juta rupiah. Dari sisi akomodasi, tidak terlepas dari peran Kota Ternate, dan juga mendukung peningkatan pendapatan masyarakat terkait homestay dan penginapan di Ternate, rata-rata pendapatan kuliner sehari-hari 500-800 ribu rupiah dan pada saat Sail meningkat menjadi 3-4 juta rupiah perhari,” papar Erliani.

Erliani menambahkan, sementara terkait dengan infrastruktur, ada sebagian yang belum selesai dibangun karena terkendala launching yang terlambat, dan diharapkan tahun 2023 akan dapat diselesaikan, dan untuk transportasi, masyarakat mengharapkan ada fasilitas penunjang pariwisata di Kota Tidore, berupa mini bus untuk menunjang transportasi di Kota Tidore Kepulauan.

Di sektor UMKM, Sail Tidore Expo 2022 dapat menstimulus pelaku perdagangan antar pulau dan dapat memberikan dampak positif terhadap para pelaku usaha kecil dan menengah. 

“Pameran Sail Tidore Expo 2022 diharapkan dapat menjadi momentum UKM sebagai penggerak ekonomi nasional dalam memanfaatkan kebangkitan ekonomi nasional, Sail Tidore Expo 2022 dapat menjadi momentum untuk mendorong dan menciptakan pelaku usaha sebagai penggerak ekonomi nasional, serta titik balik kembalinya geliat ekonomi Indonesia, khususnya Maluku Utara dan Kota Tidore Kepulauan pasca pandemi Covid-19,” ucap Erliani.

Sebagai tindak lanjut dari evaluasi ini, Ditjen Bina Bangda Kemedagri telah melaporkan hasil evaluasi ke Wali Kota Tidore Kepulauan terkait penyusunan laporan Sail Tidore 2022 dalam bentuk buku.

Laporan tersebut mendapat tanggapan positif dari Wali Kota Tidore Capt H. Ali Ibrahim, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini berharap buku laporan tersebut menjadi sebuah media informasi yang penting bagi dunia. 

“Saya juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Lembaga lainnya yang telah mmeberikan dukungan terhadap pelaksanaan Sail Tidore 2022, hingga berlangsung lancar, aman, dan sukses,” ucap Ali Ibrahim.