( 28-November-2018 ) Plt Dirjen Bina Pembangunan Daerah Diah Indrajati Hadiri Dies Natalis FIK UI | ( 13-November-2018 ) Penduduk, Subjek Sekaligus Objek Pembangunan | ( 10-November-2018 ) Ditjen Bina Pembangunan Daerah Fasilitasi Rapat Penerapan Aplikasi OSS Sektor Pariwisata | ( 01-November-2018 ) Sosialisasi Penanganan Pengaduan Subsidi Listrik Tepat Sasaran | ( 30-October-2018 ) Hari Sumpah Pemuda ke-90 Tahun: Bangun Pemuda Satukan Indonesia! | ( 22-October-2018 ) Hadi Prabowo: Pemerintah Dorong Peluang Investasi di Daerah |


BUPATEN TANGERANG, BANTEN – Sabtu pagi, (26/5/2018) warga desa Kohod, kecamatan Pakuhaji, kabupaten Tangerang, Banten berkumpul di halaman rumah Kepala Desa Kohod untuk menerima bantuan paket ramadan yang disalurkan atas kerja Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Islamic Relief Worldwide serta menggandeng Maybank.

Kasubdit Sosial Budaya Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Lily Latul menyambut baik program paket ramadan yang diperuntukan bagi warga desa Kohod. Ia berharap ke depannya, khususnya momen-momen keagamaan seperti Hari Raya Idul Adha, desa Kohod juga dipilih sebagai lokasi penyaluran daging kurban. “Semoga desa Kohod juga mendapatkan perhatian ketika Hari Raya Idul Adhan nanti,” ujar Lily.

Sementara itu, Country Director Islamic Relief Worldwide, Nanang Subana Dirja mengungkapkan bahwa kegiatan paket ramadan merupakan kegiatan musiman yang dilakukan Islamic Relief Worldwide setiap tahunnya. Paket yang diberikan berupa sembilan bahan pokok yang diperuntukan khusus bagi masyarakat miskin atau masyarakat yang mengalami kerawanan pangan.

Untuk di desa Kohod, Nanang menyebutkan bahwa isi paket makanan terdiri dari beras, telur, margarin, tepung, dan bahan makanan lainnya yang dibutuhkan masyarakat. Melalui paket ramadan tersebut, Nanang berharap dapat membantu masyarakat desa Kohod untuk melewati masa-masa sulit melalui makanan yang bergizi.

“Mengapa kita menyalurkan paket ramadan di desa Kohod? Karena di desa ini kurang lebih 60% masyarakatnya disebutkan sebagai masyarakat miskin berdasarkan data penelitian dari pemerintah. Kami sudah melakukan survei dan hasilnya ada 200 keluarga yang berhak menerima bantuan ini,” jelas Nanang.

Tidak semua warga desa Kohod yang dapat menerima bantuan paket ramadan tersebut. Hal ini lantaran jumlah bantuan yang terbatas. “ Jadi jumlahnya tidak mencukupi untuk semua orang. Kami bagikan untuk sementara ini 200 paket kerena Islamic Relief saat ini memiliki project atau memiliki paket yang didistribusikan sebanyak 6000 paket dan itu kita sebarkan di daerah-daerah yang membutuhkan seperti di Aceh, Serang, dan Bima,” imbuh Nanang.

Ke depannya, Nanang berharap masih terus bisa bekerja di Islamic Relief Worldwide dan masih bisa melaksanakan kegiatan yang mulia seperti yang dilakukan di desa Kohod. Ia  mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri karena telah memberikan kepercayaan kepada Islamic Relief untuk terus bekerja di Indonesia.

Usai proses penyerahan paket ramadan secara simbolis, warga desa Kohod yang sudah mendapatkan kupon satu persatu menunggu giliran untuk menerima bantuan paket ramadan. Wajah sumringah memancar dari wajah mereka. Salah seorang warga desa Kohod bernama Yarni mengungkapkan rasa bahagianya karena mendapatkan bantuan paket ramadan.

Alhamdulillah, perasaan saya bahagia. Paketnya akan saya gunakan untuk buka puasa dan untuk anak-anak saya yang sudah puasa. Saya mengucapkan terima kasih karena sudah mendapatkan bantuan. Saya orang yang tidak punya. Saya dapat bersyukur dapat bantuan seperti ini. Tidak pernah saya mendapatkan bantuan ini selama bulan puasa. Baru kali ini saya mendapatkannya. Saya ingin banyak terima kasih kepada yang sudah memberi bantuan. Semoga diberi kesehatan, panjang umur, mudah rezeki sehingga bisa membantu lebih banyak lagi orang yang tidak mampu seperti saya,” ungkap Yarni.

Sebagai informasi, Islamic Relief Worlwide merupakan salah satu mitra Kementerian Dalam Negeri dari kalangan International Non-Governmental Organization (INGO) untuk mendukungan program Pembangunan Berkelanjutan. Islamic Relief Worlwide sendiri merupakan sebuah lembaga kemanusiaan dan pembangunan internasional yang didirikan untuk meringankan penderitaan orang-orang miskin di dunia dengan melalui pembangunan sosial dan ekonomi dilebih dari 30 negara termasuk di Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Eropa Timur, serta melakukan tanggap bencana. [Mahfud Achyar]

 

 

 

 

 

about author