( 10-November-2018 ) Ditjen Bina Pembangunan Daerah Fasilitasi Rapat Penerapan Aplikasi OSS Sektor Pariwisata | ( 01-November-2018 ) Sosialisasi Penanganan Pengaduan Subsidi Listrik Tepat Sasaran | ( 30-October-2018 ) Hari Sumpah Pemuda ke-90 Tahun: Bangun Pemuda Satukan Indonesia! | ( 22-October-2018 ) Hadi Prabowo: Pemerintah Dorong Peluang Investasi di Daerah | ( 22-October-2018 ) Mendagri Himbau Kepala Daerah Menyusun Perencanaan Tepat Sasaran | ( 22-October-2018 ) Hadi Prabowo: E-Planning Harus Terintegrasi Secara Nasional |


JAKARTA - Sukses menyelenggarakan uji publik aplikasi RKPD di Banten beberapa waktu lalu (Baca berita: Ditjen Bina Pembangunan Daerah Lakukan Uji Publik Aplikasi RKPD di Banten http://bangda.kemendagri.go.id/berita/baca_kontent/1175/ditjen_bina_pembangunan_daerah_lakukan_uji_publik_aplikasi_rkpd_di_banten), Ditjen Bina Pembangunan Daerah menindaklanjutinya dengan melakukan rapat pembahasan integrasi e-planning RPJMD, e-planning RKPD, dan aplikasi Dokrenda pada Rabu, (4/7/2018) di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta Selatan.

Rapat tersebut dipimpin oleh Kasubdit Partisipasi Masyarakat dan Informasi Pembangunan Daerah, Iwan Kurniawan yang dihadiri oleh Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah R. Budiono Subambang; Kasubbag Sistem dan Prosedur Bagian Perencanaan, Yudi Wicaksono; serta tenaga IT Bagian Perencanaan Ditjen Bina Pembangunan Daerah.

Pada kesempatan itu, Direktur PEIPD R. Budiono Subambang menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang menegaskan pentingnya e-planning. Untuk itu, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah diharapkan  mampu mengimplementasikan integrasi e-planning RPJMD, e-planning RKPD dan aplikasi Dokrenda yang nantinya diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas dokumen rencana pembangunan daerah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Selanjutnya jika sudah diintegrasikan, rencananya aplikasi tersebut akan diuji pada awal September mendatang. [Mahfud Achyar]

 

 

about author

Link Terkait