( 24-July-2019 ) Pemerintah Sosialisasikan Peraturan Presiden 21/2019 tentang Rencana Aksi Nasional Pengurangan dan Penghapusan Merkuri | ( 22-July-2019 ) Indonesia Development Forum 2019 Dorong Pendekatan Baru Hadapi Tantangan Pembangunan Indonesia | ( 19-July-2019 ) Kemendagri Fasilitasi Penyelesaian Permasalahan Dinamika Polemik Pemerintah Kota Tangerang dengan Kemenkumham | ( 19-July-2019 ) Pertemuan Pusat Dan Daerah Dalam Rangka Asitensi Dan Supervisi Daerah Dalam Pengintegrasian Indikator Pelayanan Dasar Bidang Trantibumlinmas Kedalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah | ( 18-July-2019 ) Entry Meeting Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Dan Akuntabilitas Kinerja Kementerian Dalam Negeri Tahun 2019 | ( 18-July-2019 ) Kunci Kesuksesan Pembangunan Daerah: Konsistensi Perencanaan dan Penganggaran |

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memimpin apel bersama di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri dan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri pada Selasa, (11/6/2019) di lapangan BPSDM Kemendagri, Kalibata, Jakarta Selatan.

Di hadapan peserta apel, Mendagri mengungkap kekecewaannya lantaran masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemendagri yang bolos pada hari pertama kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri. Menanggapi hal itu, Mendagri akan memberikan sanksi kepada 211 ASN yang bolos.

Selain itu, Mendagri juga menyoroti kelengkapan berpakaian di lingkungan Kemendagri yang masih banyak diabaikan oleh ASN seperti memakai tanda pengenal. Kata Mendagri, tanda pengenal itu menjadi penting untuk saling mengenal antarpegawai dan sebagai identitas menjadi bagian dari instansi Kemendagri.

Usai memimpin apel, Mendagri bersalaman dengan pejabat dan pegawai BSPDM dan Ditjen Bina Pembangunan Daerah. Selanjutnya, kegiatan Mendagri pagi tadi di BPSDM ditutup dengan foto bersama dan acara ramah tamah. [Mahfud Achyar]

about author