Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Apresiasi Para Pemenang Penghargaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2022

blog post

JAKARTA – Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV Kemendagri Zanariah menghadiri acara penganugerahan penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diselenggarakan secara hibrida, Selasa (24/5/2022) di Hotel Bidakara Jakarta.

Acara tersebut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Dra. Hj. Ida Fauziah, M.Si, dan Para Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Kemnaker, Deputi KSP, Direksi BUMN, Direktur ILO Jakarta, Gub. Sumbar, Pj. Gub Banten, Wagub Jambi, Wagub Kaltim, para perwakilan penerima penghargaan (Kadisnaker prov, pimpinan lembaga audit SMK3, pimpinan perusahaan dan pimpinan Konfederasi Serikat Pekerja)

Pada acara tersebut, penghargaan diberikan kepada 7 kategori pemenang yang meliputi Penghargaan kepada Gubernur selaku Pembina K3, penerapan SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja), penghargaan Kecelakaan Nihil / Zero Accident pada perusahaan, Pencegahan dan Penanggulangan (P2) HIV-AIDS di Tempat Kerja, Pencegahan dan Penanggulangan (P2) COVID-19 di Tempat Kerja, pemenang Safety Induction dan pemenang lomba Senan Pekerja Sehat.

Untuk kategori Pembina K3, pada Tahun 2022 ini terpilih sebanyak 15 Gubernur dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. 15 Gubernur pemenang penghargaan tersebut yaitu Gubernur Jawa Timur, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Kalimantan Selatan, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Riau, Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Sumatera Barat, Gubernur Jambi, Gubernur Sulawesi Tenggara, dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kategori selanjutnya yaitu perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) diberikan kepada 2.004 perusahaan yang tersebar diseluruh Indonesia yang terjadi peningkatan sebesar 24% dari tahun sebelumnya dimana pada Tahun 2021 sebanyak 1.616 perusahaan yang menerapkan SMK3.

Penghargaan selanjutnya dalam kategori Kecelakaan Nihil / Zero Accident diberikan kepada 1.742 perusahaan yang mengalami peningkatan sebesar 37,4% dari Tahun 2021 yang berjumlah 1.268 perusahaan. Untuk kategori Perusahaan yang berhasil dalam melakukan Pencegahan dan Penanggulangan (P2) HIV-AIDS di Tempat Kerja diberikan kepada 343 perusahaan atau mengalami kenaikan dari Tahun 2021 sebesar 79,6% (191 perusahaan).

Kategori perusahaan yang berhasil dalam melakukan Pencegahan dan Penanggulangan (P2) Covid 19 dilingkungan kerja diberikan kepada 916 perusahaan dan terakhir untuk kategori Safety Induction dan lomba Senam Pekerja Sehat diberikan kepada 3 perusahaan, 3 Disnaker Provinsi (Jatim, Kepri dan Jateng) serta 3 unit kerja di lingkungan Kemnaker.

Kemendagri mengapresiasi acara penganugerahan penghargaan ini karena sebagai bentuk upaya untuk memotivasi pemerintah, perusahaan, pekerja dan pihak-pihak lain yang terlibat agar terus selalu meningkatkan pelaksanaan program K3.

Dalam kesempatan yang sama, Menaker mengingatkan terkait beberapa hal, diantaranya Kelompok usia muda (20-25 tahun) yang menjadi penyumbang terbanyak dalam kecelakaan kerja. Dimana jumlah kecelakan kerja terjadi sebanyak 61.805 selama Tahun 2021. Pekerja usia muda masih belum menerapkan perilaku selamat dalam bekerja sehingga perlu upaya promotif dan preventif perilaku K3 khususnya bagi kaum muda.

Selain itu, Menaker juga mengingatkan bahwa dalam kondisi Indonesia yang tengah memasuki revolusi industi 4.0, banyak jenis pekerjaan baru yang memungkinkan adanya bahaya baru, sehingga butuh berbagai upaya lebih terhadap peningkatan pengawasan agar implementasi K3 berjalan efektif.